01 Januari 2019

RPP TEKS NEGOSIASI KD 3.11 DAN 4.11 KURIKULUM 2013 EDISI REVISI


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP) 
Sekolah                                     : SMA ………...
Mata Pelajaran                          : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester                          : X / Genap
Materi Pokok                            :  Struktur dan Kebahasaan Teks Negosiasi
Alokasi Waktu                          :  2 Minggu x 4 Jam pelajaran @ 45 Menit

A.    Kompetensi Inti
1.  Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.  Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleransi, damai), santun, responsive, dan proaktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan social dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahua faktual, konseptual, prosedural, berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian spesifik dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari apa yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B.     Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar
 Indikator Pencapaian Kompetensi
3.11              Menganalisis  isi, struktur (orientasi, pengajuan, penawaran,  persetujuan,  penutup) dan kebahasaan teks  negosiasi.
3.11.1 Menelaah isi teks negosiasi
3.11.2 Mengelompokkan  struktur teks negosiasi berdasarkan unsur strukturnya 
3.11.3 Menemukan pasangan tuturan teks negosiasi
3.11.4 Menemukan kalimat persuasif teks  negosiasi  
4.11 Mengkonstruksikan teks negosiasi dengan memerhatikan isi, struktur (orientasi, pengajuan, penawaran,  persetujuan,  penutup) dan kebahasaan.
4.11.1    Menentukan topik  teks negosiasi
4.11.2    Menyusun kerangkan teks negosiasi
4.11.3    Menyusun teks negosiasi sesuai kerangka.
4.11.4    Menyajikan teks yang telah disusun dalam bentuk memerankan negosiasi 

 C.    Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan model pedagoge genre, saintifik, dan CLIL peserta didik dapat menganalisis  isi, struktur dan kebahasaan teks negosiasi dan terampil menyusun teks negosiasi dan mempraktikanya secara lisan atau tulis dengan rasa ingin tahu, tnggung jawab, displin  dan kreatif  (integritas) selama proses pembelajaran dan bersikap jujur,  percaya diri serta pantang menyerah.

D.    Materi pembelajaran
Struktur teks negosiasi:
·       orientasi dan
·       permasalahan(pengajuan, penawaran, dan persetujuan).
Kebahasaan 
·       pasangan tuturan dalam teks negosisi dan
·       bahasa yang santun.

Fakta       : Teks Negosisasi

Konsep    : Negosisasi

Prinsip     : Struktur dan Kebahasaan Teks Negosiasi

Prosedur   :         orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)

                   pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun


E.     Metode Pembelajaran

Pendekatan                 : Scientific Learning

Model Pembelajaran   : Discovery Learning (Pembelajaran Penemuan) dan Problem 

                                      Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah )/ projek

F.     Media/alat, Bahan
Media
Ø Worksheet atau lembar kerja (siswa)
Ø lembar penilaian
Ø Cetak: buku, modul, brosur, leaflet, dan gambar.
Ø Manusia dalam lingkungan: guru, pustakawan, laboran, dan penutur nativ.
Alat/Bahan :
Ø Penggaris, spidol, papan tulis
Ø Laptop & infocus
Ø Audio: kaset dan CD.

Ø Audio-cetak: kaset atau CD audio yang dilengkapi dengan teks.

Ø Proyeksi visual diam: OUT dan film bingkai.

Ø Proyeksi audio visual: film dan bingkai (slide) bersuara.

Ø Audio visual gerak: VCD, DVD, dan W.
Ø Visual gerak: film bisu.
Ø Objek fisik: Benda nyata, model, dan specimen.
Ø Komputer.

G.    Sumber Belajar

1.      Suherli, dkk. 2017. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X Revisi  Tahun 2017. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

2.      Suherli, dkk. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas X Revisi  Tahun 2017. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

3.      Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indoneisa SMA/MA/SMK. Bandung: Yrama Widya

H.    Kegiatan Pembelajaran

PERTEMUAN KE-1  ( 4 X 45 MENIT )
WAKTU
Kegiatan Pendahuluan
Guru :
Orientasi
  • Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran
  • Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
  • Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
  • Mengaitkan materi/tema/kegiatanpembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatansebelumnya, yaitu : Isi teks negosiasi
  • Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
  • Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
  • Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
  • Apabila materi / tema / projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materistruktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung
  • Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
  • Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
  • Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung
  • Pembagian kelompok belajar
  • Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

15
menit
Kegiatan Inti
Sintak
Model Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)
KEGIATAN LITERASI
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi  struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  dengan cara :
·         Melihat (tanpa atau dengan alat)
Menayangkan gambar/foto/video tentang materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)
“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”
  • Mengamati
Ø  lembar kerja materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan) 
Ø  pemberian contoh-contoh materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
  • Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung),
membaca materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan lingkungan
  • Mendengar
pemberian materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  oleh guru
·         Menyimak,
penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran  mengenai materi  struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan) , untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
v Menulis
Peserta didik menulis resume tentang apa yang telah dibaca, diamati dan didengarkan sebagai pembiasaan dalam membaca dan menulis (Literasi)

Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
·         Mengajukan pertanyaan tentang materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
Ø  Apa yang dimaksud dengan struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan) ?
Ø  Terdiri dari apakah struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)   tersebut?
Ø  Seperti apakah struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  tersebut?
Ø  Apa fungsi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan) ?
Ø  Bagaimanakah materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  itu berperan dalam kehidupan sehari-hari dan karir masa depan peserta didik?

Data
collection
(pengumpulan
data)
KEGIATAN LITERASI
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
  • Mengamati obyek/kejadian,
mengamati dengan seksama materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya
  • Membaca sumber lain selain buku teks,
mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang sedang dipelajari
  • Aktivitas
menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang sedang dipelajari
  • Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang tekah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
  • Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)
  • Mengumpulkan informasi
mencatat semua informasi tentang materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
  • Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi  struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  sesuai dengan pemahamannya
  • Saling tukar informasi tentang  materi  struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data
processing
(pengolahan
Data)
COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
  • Berdiskusi tentang data  dari materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang sudah dikumpulkan / terangkum dalam kegiatan sebelumnya.
  • Mengolah informasi dari materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
  • Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)

Verification
(pembuktian)
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
  • Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi : struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan) , antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalizatio
(menarik
kesimpulan)
COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
·         Menyampaikan hasil diskusi  tentang materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan
·         Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang mteri : struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)
·         Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentanag materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
·         Bertanya atas presentasi tentang materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
·         Menyimpulkan  tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa : Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang  struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)
·         Menjawab pertanyaan tentang struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
·         Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan  beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang akan selesai dipelajari
·         Menyelesaikan  uji kompetensi untuk materi  struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran

150
menit
Catatan :
Selama pembelajaran struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup
Peserta didik :
  • Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang baru dilakukan.
  • Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  yang baru diselesaikan.
  • Mengagendakan materi atau tugas projek /produk /portofolio /unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
  • Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan) .
  • Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek /produk /portofolio /unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas projek /produk /portofolio /unjuk kerja pada materi pelajaran struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)
  • Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)  kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik

15
menit









Pertemuan Ke-2  ( 4 x 45 menit )
Waktu
Kegiatan Pendahuluan
Guru :
Orientasi
  • Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran
  • Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
  • Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
  • Mengaitkan materi/tema/kegiatanpembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatansebelumnya, yaitu : struktur teks negosiasi : orientasi dan permasalahan (pengajuan, penawaran, dan persetujuan)
  • Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
  • Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
  • Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
  • Apabila materi / tema / projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materikebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung
  • Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
  • Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
  • Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung
  • Pembagian kelompok belajar
  • Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

15
menit
Kegiatan Inti
Sintak
Model Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)
KEGIATAN LITERASI
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi  kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun dengan cara :
·         Melihat (tanpa atau dengan alat)
Menayangkan gambar/foto/video tentang materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun
“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”
  • Mengamati
Ø  lembar kerja materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun
Ø  pemberian contoh-contoh materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
  • Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung),
membaca materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan lingkungan
  • Mendengar
pemberian materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun oleh guru
·         Menyimak,
penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran  mengenai materi  kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun, untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
v Menulis
Peserta didik menulis resume tentang apa yang telah dibaca, diamati dan didengarkan sebagai pembiasaan dalam membaca dan menulis (Literasi)

Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
·         Mengajukan pertanyaan tentang materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
Ø  Apa yang dimaksud dengan kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun?
Ø  Terdiri dari apakah kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun  tersebut?
Ø  Seperti apakah kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun tersebut?
Ø  Bagaimana kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun itu bekerja?
Ø  Apa fungsi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun?
Ø  Bagaimanakah materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun itu berperan dalam kehidupan sehari-hari dan karir masa depan peserta didik?

Data
collection
(pengumpulan
data)
KEGIATAN LITERASI
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
  • Mengamati obyek/kejadian,
mengamati dengan seksama materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya
  • Membaca sumber lain selain buku teks,
mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang sedang dipelajari
  • Aktivitas
menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang sedang dipelajari
  • Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang tekah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
  • Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun
  • Mengumpulkan informasi
mencatat semua informasi tentang materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
  • Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi  kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun sesuai dengan pemahamannya
  • Saling tukar informasi tentang  materi  kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data
processing
(pengolahan
Data)
COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
  • Berdiskusi tentang data  dari materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang sudah dikumpulkan / terangkum dalam kegiatan sebelumnya.
  • Mengolah informasi dari materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
  • Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun

Verification
(pembuktian)
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
  • Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi : kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun, antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalizatio
(menarik
kesimpulan)
COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
·         Menyampaikan hasil diskusi  tentang materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan
·         Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang mteri : kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun
·         Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentanag materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
·         Bertanya atas presentasi tentang materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
·         Menyimpulkan  tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa : Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang  kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun
·         Menjawab pertanyaan tentang kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
·         Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan  beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang akan selesai dipelajari
·         Menyelesaikan  uji kompetensi untuk materi  kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran

150
menit
Catatan :
Selama pembelajaran kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup
Peserta didik :
  • Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang baru dilakukan.
  • Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun yang baru diselesaikan.
  • Mengagendakan materi atau tugas projek /produk /portofolio /unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
  • Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun.
  • Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek /produk /portofolio /unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas projek /produk /portofolio /unjuk kerja pada materi pelajaran kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun
  • Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran kebahasaan teks negosiasi : pasangan tuturan dalam teks negosisi dan bahasa yang santun kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik

15
menit



I.       Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

1.      Teknik Penilaian (terlampir)

a.    Sikap

-        Penilaian Observasi

Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap

No
Nama Siswa
Aspek Perilaku yang Dinilai
Jumlah Skor
Skor Sikap
Kode Nilai
BS
JJ
TJ
DS
1
Endah
75
75
50
75
275
68,75
C
2

...
...
...
...
...
...
...


Keterangan :

   BS : Bekerja Sama

   JJ : Jujur

   TJ : Tanggun Jawab

   DS : Disiplin

Catatan :

1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:

100 = Sangat Baik

75    = Baik

50    = Cukup

25    = Kurang

2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400

3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00   = Baik (B)

25,01 – 50,00   = Cukup (C)

00,00 –  25,00  = Kurang (K)

5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

-        Penilaian Diri

Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :



No
Pernyataan
Ya
Tidak
Jumlah Skor
Skor Sikap
Kode Nilai
1
Selama diskusi, saya ikut serta mengusulkan ide/gagasan.
50

250
62,50
C
2
Ketika kami berdiskusi, setiap anggota mendapatkan kesempatan untuk berbicara.

50
3
Saya ikut serta dalam membuat kesimpulan hasil diskusi kelompok.
50

4
...
100




Catatan :

1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50

2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400

3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00   = Baik (B)

25,01 – 50,00   = Cukup (C)

00,00 –  25,00  = Kurang (K)

5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan

-        Penilaian Teman Sebaya

Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian, membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian teman sebaya :

Nama yang diamati      : ...

Pengamat                : ...

No
Pernyataan
Ya
Tidak
Jumlah Skor
Skor Sikap
Kode Nilai
1
Mau menerima pendapat teman.
100

450
90,00
SB
2
Memberikan solusi terhadap permasalahan.
100

3
Memaksakan pendapat sendiri kepada anggota kelompok.

100
4
Marah saat diberi kritik.
100

5
...

50


Catatan :

1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100

2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500

3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00   = Baik (B)

25,01 – 50,00   = Cukup (C)

00,00 –  25,00  = Kurang (K)

-        Penilaian Jurnal (Lihat lampiran)

b.   Pengetahuan

-        Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda (Lihat lampiran)

-        Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan

Praktek Monolog atau Dialog

Penilaian Aspek Percakapan

No
Aspek yang Dinilai
Skala
Jumlah Skor
Skor Sikap
Kode Nilai
25
50
75
100
1
Intonasi







2
Pelafalan




3
Kelancaran




4
Ekspresi




5
Penampilan




6
Gestur






-        Penugasan (Lihat Lampiran)

Tugas Rumah

a.  Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik

b.  Peserta didik memnta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah mengerjakan tugas rumah dengan baik

c.  Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan untuk mendapatkan penilaian.

c.    Keterampilan

-        Penilaian Unjuk Kerja

Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan berbicara sebagai berikut:

Instrumen Penilaian

No
Aspek yang Dinilai
Sangat
Baik
(100)
Baik
(75)
Kurang
Baik
(50)
Tidak
Baik
(25)
1
Kesesuaian respon dengan pertanyaan




2
Keserasian pemilihan kata




3
Kesesuaian penggunaan tata bahasa




4
Pelafalan






Kriteria penilaian (skor)

100    = Sangat Baik

75      = Baik

50      = Kurang Baik

25      = Tidak Baik

Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali skor ideal (100)

Instrumen Penilaian Diskusi

No
Aspek yang Dinilai
100
75
50
25
1
Penguasaan materi diskusi




2
Kemampuan menjawab pertanyaan




3
Kemampuan mengolah kata




4
Kemampuan menyelesaikan masalah






Keterangan :

100    = Sangat Baik

75      = Baik

50      = Kurang Baik

25      = Tidak Baik

-        Penilaian Proyek (Lihat Lampiran)

-        Penilaian Produk (Lihat Lampiran)

-        Penilaian Portofolio

Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll

Instrumen Penilain

No
Aspek yang Dinilai
100
75
50
25
1





2





3





4







2.      Instrumen Penilaian (terlampir)

a.    Pertemuan Pertama

b.    Pertemuan Kedua

c.    Pertemuan Ketiga

3.      Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

a.      Remedial

Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya sebagai berikut :
1)      Jelaskan tentang Sistem Pembagian Kekuasaan Negara!

2)      Jelaskan tentang Kedudukan dan Fungsi Kementerian Negara Republik Indonesia dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian!

3)      Jelaskan tentang Nilai-nilai Pancasila dalam Penyelenggaraan pemerintahan!


CONTOH PROGRAM REMIDI

Sekolah                           :  ……………………………………………..

Kelas/Semester               :  ……………………………………………..

Mata Pelajaran                :  ……………………………………………..

Ulangan Harian Ke         :  ……………………………………………..

Tanggal Ulangan Harian :  ……………………………………………..

Bentuk Ulangan Harian  :  ……………………………………………..

Materi Ulangan Harian   :  ……………………………………………..

(KD / Indikator)             :  ……………………………………………..

KKM                              :  ……………………………………………..


No
Nama Peserta Didik
Nilai Ulangan
Indikator yang Belum Dikuasai
Bentuk Tindakan Remedial
Nilai Setelah Remedial
Keterangan
1






2






3






4






5






6






dst







b.      Pengayaan

Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :

1)      Membaca buku-buku tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaraan pemerintahan Negara yang relevan.

2)      Mencari informasi secara online tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaraan pemerintahan Negara

3)      Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaraan pemerintahan Negara

4)      Mengamati langsung tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaraan pemerintahan Negara yang ada di lingkungan sekitar.


Mengetahui,                                                                     ……………., ………

Kepala Sekolah                                                                Guru Mata Pelajaran

………………………….                                                ……………………………

………………………….                                                            

1 komentar:


  1. ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat ayo segera bergabung dengan kami di f4n5p0k3r
    Promo Fans**poker saat ini :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis
    Ayo di tunggu apa lagi Segera bergabung ya, di tunggu lo ^.^

    BalasHapus